Jelang Indonesia vs Malaysia, Wakapolri Pastikan Pengamanan GBK Tanpa Gas Air Mata

- Penulis

Selasa, 29 September 2026 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo

 

JAKARTA — Laga panas Indonesia kontra Malaysia pada ASEAN Cup 2026 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Menjelang pertandingan tersebut, Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung Posko Utama Operasi Garuda Bhakti 2026 di GBK, Senayan, Senin (28/9/2026).

Sebanyak 5.250 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan, terdiri dari 3.834 personel Polda Metro Jaya dan 1.705 personel Polda Jawa Barat. Pengamanan didukung lebih dari 6.000 titik CCTV dan tiga unit drone. Sebanyak tujuh Satuan Setingkat Kompi (SSK) ditugaskan di lapangan, sementara 21 SSK lainnya disiagakan sebagai cadangan untuk wilayah Jakarta dan Bandung.

Dalam peninjauan, Wakapolri menekankan pentingnya pengamanan yang profesional, proporsional, dan humanis. Ia meminta seluruh personel mengedepankan komunikasi, imbauan, dan tindakan persuasif, serta bertindak sesuai prosedur. Untuk situasi kontinjensi di dalam stadion, penggunaan gas air mata dilarang.

Baca Juga  DPRD Murung Raya Sahkan Raperda Pengelolaan Kelompok Tani dalam Rapat Paripurna

Pembagian tugas juga ditegaskan, area di dalam stadion menjadi tanggung jawab penyelenggara, sedangkan Polri mengamankan area luar stadion. Setiap kontingen akan dikawal secara melekat oleh satu Liaison Officer (LO) dari Divhubinter Polri untuk menjamin keamanan akomodasi atlet selama 24 jam. Pola pengamanan disesuaikan dengan karakteristik stadion serta potensi gangguan, termasuk aksi unjuk rasa dan ancaman terorisme.

Kaposko Utama Operasi Garuda Bhakti 2026 Brigjen Pol Joko Sulistio menyebut sistem komando yang disiapkan memungkinkan pimpinan memantau situasi dan penempatan personel secara cepat. Wakapolri juga meminta setiap pengamanan menjadi bahan evaluasi. “Setiap pertandingan dan event besar harus meninggalkan pengetahuan. Catat apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki,” ujar Dedi.

Baca Juga  Ditpolair Polda Sumut dan Satpolairud Polres Tanjungbalai Gandeng DPC HNSI Deklarasi Tolak PMI Non Prosedural

Penulis : Amartus Rahakbauw K

Berita Terkait

JMSI Dukung Penuh HPN 2027 di Lampung
Polisi Masih Selidiki Laporan Dugaan Penggelapan Dana Diana Pungky Rp25,2 Miliar
SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh
Plh Kapolres Murung Raya Hadiri Penutupan MTQ XI, Pengamanan Berjalan Lancar dan Kondusif
MTQ XI Murung Raya Resmi Ditutup, Ketua Panitia Rumiadi Apresiasi Dukungan Semua Pihak
Dina Maulidah Apresiasi Hadiah Umrah bagi Juara MTQ ke-11 Murung Raya
Polres Tanjung Balai Ringkus Pelaku Curas Bermodus Ancaman Senjata Tajam terhadap Pelajar
Bebie Serap Aspirasi Warga Kecamatan Tanah Siang melalui Reses Masa Sidang III

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 23:17 WIB

JMSI Dukung Penuh HPN 2027 di Lampung

Selasa, 29 September 2026 - 23:13 WIB

Jelang Indonesia vs Malaysia, Wakapolri Pastikan Pengamanan GBK Tanpa Gas Air Mata

Selasa, 29 September 2026 - 22:02 WIB

Polisi Masih Selidiki Laporan Dugaan Penggelapan Dana Diana Pungky Rp25,2 Miliar

Selasa, 29 September 2026 - 11:00 WIB

SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh

Senin, 28 September 2026 - 00:56 WIB

Plh Kapolres Murung Raya Hadiri Penutupan MTQ XI, Pengamanan Berjalan Lancar dan Kondusif

Berita Terbaru

Jakarta

JMSI Dukung Penuh HPN 2027 di Lampung

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:17 WIB

You cannot copy content of this page