Brian Rumi Usulkan Youth Camp GPdI Diperpanjang Menjadi Sepekan untuk Cetak Generasi Pemimpin dan Wirausaha

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

KAIMANA —  Tokoh pemuda GPdI, Brian Rumi, mengusulkan agar pelaksanaan Youth Camp GPdI ke depan diperpanjang dari tiga hari menjadi tujuh hari.

Menurutnya, penambahan durasi kegiatan akan memberi ruang lebih luas untuk membentuk karakter, kepemimpinan, serta jiwa kewirausahaan generasi muda gereja.

Hal itu disampaikan Brian Rumi saat dikonfirmasi TempoTimur.com melalui WhatsApp pada Rabu (8/7/2026) siang.

Brian menilai penyelenggaraan Youth Camp yang selama ini berjalan di bawah kepemimpinan Komisi Daerah (KD) sebelumnya telah terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif bagi pembinaan generasi muda GPdI.

“Menurut saya, Youth Camp yang selama ini dilaksanakan sudah cukup sukses. Namun, setiap kegiatan tentu perlu dievaluasi agar ke depan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini pembinaan spiritual peserta sudah berjalan melalui berbagai seminar dan kegiatan rohani. Namun, menurutnya, aspek pengembangan kepemimpinan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia masih perlu diperkuat.

“Gereja harus mulai berpikir menciptakan generasi yang siap menjadi pemimpin di masa depan. Bukan hanya memiliki kehidupan rohani yang baik, tetapi juga berkualitas, berdaya saing, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi serta tantangan zaman,” katanya.

Brian berharap Youth Camp tidak hanya menjadi wadah pembinaan iman, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, kepemimpinan, dan mental kewirausahaan bagi generasi muda gereja.

Ia mengusulkan agar kegiatan tersebut dilaksanakan selama masa libur sekolah sehingga waktu peserta dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mengikuti berbagai pelatihan yang bermanfaat.

Menurutnya, gereja perlu membekali kaum muda dengan keterampilan praktis, seperti servis telepon seluler, perbengkelan, usaha cuci kendaraan, kuliner, maupun bidang usaha lainnya yang memiliki peluang ekonomi.

“Dengan keterampilan itu, anak-anak muda tidak selalu bergantung pada kesempatan menjadi ASN, TNI, atau Polri yang kuotanya sangat terbatas. Mereka harus memiliki keahlian agar mampu bersaing di dunia kerja maupun menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” jelasnya.

Brian juga menilai gereja perlu membangun kemandirian ekonomi sehingga tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah.

“Ke depan gereja harus mampu melahirkan generasi wirausaha yang dapat menopang pelayanan dan pembangunan gereja, bukan selalu bergantung pada proposal bantuan,” katanya.

Selain itu, ia mengusulkan agar hari pertama Youth Camp diisi dengan sesi perkenalan dan pemetaan potensi peserta. Setiap peserta diharapkan memperkenalkan asal jemaat, wilayah pelayanan, serta posisi kepemimpinan yang diemban di gereja maupun organisasi kepemudaan.

Menurut Brian, pola tersebut akan membentuk rasa percaya diri, tanggung jawab, serta kepemimpinan sejak dini sehingga saat mengikuti berbagai kegiatan, para peserta telah memiliki kesiapan mental, spiritual, dan kemampuan bekerja sama.

“Jangan sampai mereka hanya datang untuk mengikuti kegiatan. Mereka harus pulang sebagai generasi yang telah dibentuk karakter, mental kepemimpinan, spiritualitas, dan semangat melayani,” tutupnya.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Κanim ТВA Perluas Akses Layanan Paspor Melalui Berbagai Titik Pelayanan 
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Pengukuhan Ameriza Ma’ruf Moesa Sebagai Kepala Perwakilan BI Sumut
Tinjau Langsung RS Abdul Jalil Meliala, Wali Kota Tanjung Balai Minta Pemilik Selesaikan Izin Operasional
Wali Kota Tanjung Balai Terima Audiensi Manajemen/Pemilik RS Abdul Jalil Meliala 
Tingkatkan Profesionalisme, Personel Polres Tanjung Balai Ikuti Uji Bela Diri Polri
Kapolsek Sei Tualang Raso Dengar Aspirasi Warga Lewat Jumat Curhat, Ingatkan Bahaya Narkoba
Dandim 1803/Fakfak Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Krisis
Wali Kota Tanjung Balai Terima Audensi DPC HNSI Bersinergi Dengan Pemko Wujudkan Tanjung Balai EMAS 

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Κanim ТВA Perluas Akses Layanan Paspor Melalui Berbagai Titik Pelayanan 

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:12 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Pengukuhan Ameriza Ma’ruf Moesa Sebagai Kepala Perwakilan BI Sumut

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Tinjau Langsung RS Abdul Jalil Meliala, Wali Kota Tanjung Balai Minta Pemilik Selesaikan Izin Operasional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Terima Audiensi Manajemen/Pemilik RS Abdul Jalil Meliala 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Tingkatkan Profesionalisme, Personel Polres Tanjung Balai Ikuti Uji Bela Diri Polri

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page