DPRD Murung Raya Minta Pemerintah Segera Atasi Keluhan Kenaikan Harga BBM

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, tempotimur.com – Keluhan masyarakat terkait tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) terus bermunculan di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Murung Raya. Harga BBM jenis Pertamax dan Pertalite dilaporkan dijual jauh di atas harga eceran tertinggi (HET), bahkan mencapai lebih dari Rp20 ribu per liter di tingkat pengecer.

Kondisi BBM tersebut mendapat perhatian dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H.,M.M., SP., M.A.P.

Ia meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait segera mengambil langkah cepat dan konkret untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM bagi masyarakat.

Menurut Bebie, persoalan kelangkaan dan tingginya harga BBM tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Selain memicu kenaikan harga kebutuhan pokok, kondisi itu juga berpotensi menghambat aktivitas ekonomi warga di berbagai sektor.

“Kami meminta persoalan BBM ini segera ditangani secara serius. Jangan sampai kelangkaan terus terjadi dan berdampak pada meningkatnya harga kebutuhan masyarakat, dan terganggunya aktivitas ekonomi,” ujar Bebie saat dihubungi awak media, Jumat (8/5/2026).

Ia juga meminta adanya transparansi dari pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan BBM yang terjadi di lapangan. Menurutnya, pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka apakah kondisi tersebut dipicu keterlambatan distribusi, keterbatasan kuota, ataupun faktor lainnya.

Bebie menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap distribusi BBM agar tidak terjadi penimbunan maupun penyalahgunaan oleh oknum tertentu. Pengawasan yang maksimal dinilai penting untuk memastikan distribusi BBM tepat sasaran dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Bebie menegaskan, DPRD Murung Raya akan menjalankan fungsi pengawasan dengan meminta penjelasan resmi dari pemerintah daerah serta pihak terkait lainnya.

Ia berharap solusi cepat segera diambil sehingga persoalan BBM dapat teratasi. “Kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya. (asd).

Baca Juga  Polres Asahan Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Seleksi Penerimaan Polri 2026

Berita Terkait

DPP PKB Percayakan Mahyono Pimpin DPC PKB Murung Raya Periode 2026–2030
Bupati Heriyus Pimpin Rapat Pemantapan Pelaksanaan MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalteng
Viral Makanan MBG Berulat Dalam Omprengan, Masyarakat Minta Bupati Tutup Operasional MBG Yang Lalai
Ketua IWO Batu Bara Angkat bicara, Masyarakat Berhak Mengetahui Penggunaan Dana Desa 
Dubes Korut yang Baru Bisa Bahasa Indonesia, Ini Kata Ketua Perhimpunan Persahabatan
JMSI Sumut Dukung Langkah Tegas Polrestabes Medan Berantas Kejahatan
Komandan POM Fakfak Ajak Warga Jaga Keamanan dan Kondusivitas Selama Piala Dunia 2026
Gerakan Pangan Murah Hadir di Kelurahan Beriwit, Bantu Warga Dapatkan Sembako Bersubsidi

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:44 WIB

Bupati Heriyus Pimpin Rapat Pemantapan Pelaksanaan MTQ KORPRI VIII Tingkat Provinsi Kalteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:16 WIB

Viral Makanan MBG Berulat Dalam Omprengan, Masyarakat Minta Bupati Tutup Operasional MBG Yang Lalai

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:45 WIB

Ketua IWO Batu Bara Angkat bicara, Masyarakat Berhak Mengetahui Penggunaan Dana Desa 

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:11 WIB

Dubes Korut yang Baru Bisa Bahasa Indonesia, Ini Kata Ketua Perhimpunan Persahabatan

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:40 WIB

JMSI Sumut Dukung Langkah Tegas Polrestabes Medan Berantas Kejahatan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page