Dugaan Pungli merajalela dan Sampah Menumpuk di Pasar Tumpah SGC Cikarang Kota

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Cikarang — Aktivis Fajar yang akrab disapa Bang Kancil, Ketua Investigasi Anti Pungli, menyoroti adanya dugaan pungutan liar (pungli) di kawasan Pasar Tumpah SGC, Cikarang Kota.

Menurut laporan para pedagang, terdapat kutipan iuran harian dengan nominal bervariasi mulai dari Rp5.000 hingga Rp40.000. Ironisnya, pedagang yang tidak menggunakan fasilitas listrik maupun kebersihan tetap dikenakan iuran tinggi.

“Pedagang gerobak kecil, seperti penjual martabak manis, tetap diminta bayar Rp35 ribu sampai Rp40 ribu. Padahal tidak pakai listrik, sementara alasan iuran katanya untuk bayar listrik dan sampah,” kata Fajar, jumaat (3/10/2025) saat ditanyai wartawan.

Lebih jauh, pedagang sayur di kawasan “global” juga mengaku dikenakan iuran serupa, disebut-sebut untuk keperluan listrik, sampah, dan dolak. Namun kenyataannya, sampah masih menumpuk dan tidak terkelola dengan baik.

Baca Juga  Menkumham : Samakan Persepsi Aparat Penegak Hukum di KUHP Baru

Pedagang meminta agar pungutan dilakukan per individu, bukan global, supaya jelas peruntukannya. Mereka berharap ada transparansi penggunaan dana iuran dan adanya kepastian sampah benar-benar diangkut.

Fajar menegaskan, pihaknya telah melakukan pemantauan dan melaporkan dugaan praktik pungli ini. Namun hingga kini, belum ada respons dari aparat penegak hukum.

“Jangan sampai laporan hanya menjadi simbol. Surat harus berjalan sesuai fungsinya. Aparatur penegak hukum harus ambil langkah, jangan menunggu kasus ini viral,” tegas Fajar.

Bahkan, dari temuan lapangan disebutkan bahwa ada setoran hingga Rp1 juta per hari dari mandor ke oknum tertentu untuk urusan koordinasi. Fajar mendesak agar dugaan tersebut segera diklarifikasi kebenarannya.

Baca Juga  Personil Polsek Indrapura Bergotong Royong Bersihkan Jalan dan Selokan 

 

(Red)

Berita Terkait

Rumiadi Dorong Generasi Muda Murung Raya Perkuat Literasi dan Budaya Lokal
Dina Maulidah Bagikan Pengalaman Masa Kecil, Motivasi Peserta Lomba Bertutur dan Pidato
HUT TNI Ke 81, Polres Murung Raya Beri Kejutan Kepada Yonif TP 883/Temanggung Awan, Wujud Sinergi TNI-Polri Semakin Solid
Rumiadi Imbau Warga Waspada Kabut Asap dan Cegah Karhutla
Sutrisno Dorong Pemkab Murung Raya Kembangkan Potensi Wisata Pasir Putih dan Air Terjun Tosah
Komisi II DPRD Murung Raya Dorong Pemda Perkuat Pemasaran Produk UMKM
Dukungan Mayoritas Anggota PBB Perkuat Posisi Indonesia di Papua
Wabup Rahmanto Perkuat Sinergi dengan Polres Murung Raya untuk Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:58 WIB

Rumiadi Dorong Generasi Muda Murung Raya Perkuat Literasi dan Budaya Lokal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Dina Maulidah Bagikan Pengalaman Masa Kecil, Motivasi Peserta Lomba Bertutur dan Pidato

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HUT TNI Ke 81, Polres Murung Raya Beri Kejutan Kepada Yonif TP 883/Temanggung Awan, Wujud Sinergi TNI-Polri Semakin Solid

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:15 WIB

Rumiadi Imbau Warga Waspada Kabut Asap dan Cegah Karhutla

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Sutrisno Dorong Pemkab Murung Raya Kembangkan Potensi Wisata Pasir Putih dan Air Terjun Tosah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page