Fakfak — Seluruh Sekolah Dasar (SD) di Indonesia pada hari ini, Senin (8/9/2025), melaksanakan gladi bersih Asesmen Bakat dan Minat (BK) jenjang SD gelombang I. Uji coba ini digelar selama dua hari untuk memastikan kesiapan teknis sebelum asesmen utama berlangsung.
Menurut Felmi Monalisa Patty, S.Pd., Guru Kelas V SD YPK Fakfak yang juga bertugas sebagai Proktor sekaligus pelaksana ANBK SD YPK Fakfak, gladi bersih ini penting untuk memastikan kesiapan sekolah maupun siswa. “Hari pertama fokus pada tes literasi, sementara hari kedua dilanjutkan dengan asesmen bidang lainnya,” jelasnya kepada jurnalis TempoTimur.com.
Di Fakfak, gladi bersih diikuti oleh 16 peserta didik calon peserta (PCP). Namun, seorang teknisi pelaksana mengungkapkan masih ada satu siswi yang datanya belum ter-update di sistem pusat. “Kami berharap pada asesmen utama nanti nama siswi tersebut sudah masuk, sehingga bisa ikut penuh tanpa kendala,” ujarnya.
Meski pelaksanaan berjalan relatif lancar, persoalan klasik kembali mencuat: jaringan internet yang macet menjelang siang dan ancaman pemadaman listrik. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu jalannya asesmen. “Tanpa jaringan yang stabil dan listrik yang menyala, kegiatan ini pasti terganggu. Pemerintah dan penyedia layanan harus memberi perhatian serius, jangan sampai masa depan siswa dikorbankan hanya karena masalah teknis yang seharusnya bisa diatasi,” tegasnya.
Gladi bersih ini sejatinya bukan hanya formalitas, tetapi juga tolok ukur kesiapan infrastruktur pendidikan di daerah. Dengan dukungan teknologi dan sarana pendukung yang memadai, asesmen diharapkan berjalan lancar dan memberi kesempatan yang sama bagi seluruh siswa di Indonesia.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K























