Bentrokan Warnai Aksi Demo Buruh di Gelora Bung Karno, Massa Soroti Kenaikan Gaji DPR

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta – Aksi unjuk rasa ribuan buruh di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Senin 25/8/2025 berakhir ricuh setelah massa terlibat bentrokan dengan aparat keamanan. Aksi ini digelar untuk menuntut kenaikan upah buruh sekaligus menolak wacana kenaikan gaji anggota DPR yang belakangan menuai kontroversi di tengah masyarakat.

Pantauan di lapangan menunjukkan ratusan motor terparkir di sekitar area GBK, sementara massa aksi terus berdatangan sejak sore hingga malam hari. Suasana awalnya berlangsung kondusif dengan orasi dari sejumlah perwakilan buruh, namun memanas ketika mereka menyuarakan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah dan DPR.

Sejumlah buruh menilai rencana kenaikan gaji anggota DPR sangat tidak adil, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang masih serba sulit. “Kenaikan gaji DPR sangatlah tidak bijak, rakyat masih kesusahan, buruh menjerit, tapi mereka justru menambah penghasilan sendiri,” ujar Rizki, salah seorang buruh yang ikut dalam aksi. Hal senada disampaikan Hafidz, peserta aksi lainnya, yang menegaskan bahwa keputusan itu mencederai rasa keadilan sosial dan semakin memperlebar kesenjangan dengan rakyat kecil.

Baca Juga  DPRD Berkomitmen Bantu Anak Panti Asuhan di Murung Raya

Kericuhan pecah ketika massa mulai mendorong barikade aparat. Suasana semakin tak terkendali saat sebagian demonstran menyalakan flare dan membunyikan klakson motor secara berulang, memicu ketegangan di sekitar lokasi. Aparat pun berusaha membubarkan massa, namun bentrokan tak terelakkan.

Meski sempat terjadi gesekan, buruh menegaskan aksi mereka tidak akan berhenti hanya di GBK. Mereka berencana melanjutkan demonstrasi ke sejumlah titik penting di Jakarta sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan yang dianggap tidak pro rakyat.

Aksi ini sekaligus menjadi simbol keresahan buruh yang merasa diabaikan, terutama dalam hal kesejahteraan. Mereka menuntut pemerintah segera merevisi kebijakan upah dan mendesak DPR membatalkan wacana kenaikan gaji, karena dinilai melukai hati masyarakat luas.

Baca Juga  Pemadaman Listrik Menyeluruh Melanda Sumatera pada 22 Mei, Jutaan Warga Terdampak

Penulis : Dhanu

Berita Terkait

Evaluasi Kartu HEBAT Mahasiswa, Pemkab Murung Raya Perkuat Ketepatan Sasaran
Bupati Heriyus: APBD Murung Raya Tepat Sasaran dan Beri Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
Perubahan APBD 2026 Murung Raya Difokuskan pada Pembangunan dan Pelayanan Publik
Polres Batu Bara Menggelar Syukuran Hari Jadi Polwan Ke 78 dan Pelepasan Purna Bakti
Silaturahmi H Ahmad Hadian dan HNSI Batu Bara Berlangsung Hangat, Bahas Persoalan Nelayan
Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
Wakapolri Minta Anggota Siaga Hadapi Isu Aksi Black September 24 September
Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:15 WIB

Evaluasi Kartu HEBAT Mahasiswa, Pemkab Murung Raya Perkuat Ketepatan Sasaran

Jumat, 11 September 2026 - 00:44 WIB

Perubahan APBD 2026 Murung Raya Difokuskan pada Pembangunan dan Pelayanan Publik

Kamis, 10 September 2026 - 16:07 WIB

Polres Batu Bara Menggelar Syukuran Hari Jadi Polwan Ke 78 dan Pelepasan Purna Bakti

Rabu, 9 September 2026 - 16:19 WIB

Silaturahmi H Ahmad Hadian dan HNSI Batu Bara Berlangsung Hangat, Bahas Persoalan Nelayan

Selasa, 8 September 2026 - 02:46 WIB

Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page