Pemkab Murung Raya Rencanakan Bangun Sekolah Rakyat di Desa Karali

- Penulis

Kamis, 3 Juli 2025 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURUK CAHU, tempotimur.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah rencanakan akan bangun Sekolah Rakyat di Desa Karali, Kecamatan Tanah Siang. Bangun Sekolah Rakyat di Desa Karali tersebut merupakan salah satu program Nawacita Presiden Prabowo.

Wakil Bupati Kabupaten Murung Raya, Rahmanto Muhidin mengatakan, ada empat program Nawacita Presiden RI, masuk ke Kabupaten Murung Raya, diantaranya, sekolah rakyat, makan bergizi gratis, dan 3 juta rumah, kemudian koperasi desa merah putih.

“Untuk program sekolah rakyat, Pemerintah Pusat memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah menyiapkan lahan, pembebasan lahan sampai hingga penetapan lokasi,” ujarnya, Rabu (2/7/2025).

Untuk tahap awal penetapan program sekolah rakyat ini menurut Rahmanto, Pemkab Murung Raya sudah membeli lahan di Desa Karali dengan luas kurang lebih tujuh hektare yang saat ini dalam proses balik nama kepemilikan.

Setelah tahapan lahan selesai, Rahmanto menjelaskan lagi, Pemerintah Daerah diminta mengusulkan melalui Kementerian Sosial untuk pembangunan sekolah rakyat tersebut.

Sekolah rakyat ini terdiri dari jenjang SD, SMP sampai dengan SMA serta juga bangunan untuk asrama serta peralatan pendukung lainnya. “Nah, untuk pembangunan sekolah rakyat berikut asramanya itu dibiayai oleh pemerintah pusat,” jelas Rahmanto.

Selain penentuan lokasi pembangunan, Pemerintah Daerah juga diberi kewenangan untuk menyiapkan tenaga pengajar, kemudian rekrutmen calon siswa-siswi yang bersekolah yang memiliki kategori khusus, seperti kemiskinan ekstrem, keluarga tidak mampu maupun anak yatim piatu.

Untuk target di 2025 ini, menurut Rahmanto Pemkab Murung Raya menargetkan penyelesaian masalah lahan termasuk mengirimkan proposal ke Kementerian Sosial, sehingga memasuki 2026 nanti pembangunan fisiknya bisa direalisasikan.

“Kemudian diharapkan di tahun 2027 nanti sekolah rakyat ini bisa berjalan sebagaimana mestinya sesuai harapan Bapak Presiden. Perlu saya tegaskan lagi sekolah rakyat ini bukan hanya gratis, akan tetapi semua kebutuhan hidup serta biaya sekolah ditanggung oleh pemerintah,” demikian Rahmanto. (amd).

Baca Juga  2024, Anggota FRN Lebih Berani Lagi Ungkapkan Ini? Kerjasama Bareskrim Mabes Polri

Berita Terkait

Ditengah Kemarau, Warga Fakfak Bersimpuh dalam Doa, Memohon Hujan dan Berharap Air Kembali Mengalir
Dina Maulidah Terima Penghargaan Penggerak Literasi 2026
Rumiadi Tegaskan Dukungan DPRD untuk Sekda Definitif Murung Raya
Dina Maulidah Hadiri Pelantikan Sekda Definitif Murung Raya
Heriyus Lantik Lynda Kristiane sebagai Sekda Definitif Murung Raya
Bupati Murung Raya Minta Sekda Baru Tingkatkan Kinerja dan Profesionalisme
Rumiadi Dorong Generasi Muda Murung Raya Perkuat Literasi dan Budaya Lokal
Dina Maulidah Bagikan Pengalaman Masa Kecil, Motivasi Peserta Lomba Bertutur dan Pidato

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Ditengah Kemarau, Warga Fakfak Bersimpuh dalam Doa, Memohon Hujan dan Berharap Air Kembali Mengalir

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:04 WIB

Dina Maulidah Terima Penghargaan Penggerak Literasi 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 02:31 WIB

Rumiadi Tegaskan Dukungan DPRD untuk Sekda Definitif Murung Raya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Heriyus Lantik Lynda Kristiane sebagai Sekda Definitif Murung Raya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Bupati Murung Raya Minta Sekda Baru Tingkatkan Kinerja dan Profesionalisme

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah Terima Penghargaan Penggerak Literasi 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 03:04 WIB

DPRD Murung Raya

Rumiadi Tegaskan Dukungan DPRD untuk Sekda Definitif Murung Raya

Sabtu, 10 Okt 2026 - 02:31 WIB

You cannot copy content of this page