Inspektorat Manggarai Barat Enggan Memberikan Informasi Metode Kerugian Negara Kasus Irigasi Wae Kaca

- Penulis

Selasa, 3 Desember 2024 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Manggarai Barat, NTT — Inspektorat Manggarai Barat akhirnya merilis kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek irigasi Wae Kaca 1 di Lembor Selatan, Manggarai Barat, Flores – NTT, Tahun anggaran 2021.

Kepala Inspektorat Manggarai Barat, Blasius Oban saat ditemui di Kejaksaan Negeri Manggarai Barat menjelaskan bahwa pihak telah menggelar ekspose bersama dengan Kejaksaan Negeri Manggarai Barat untuk mengungkap angka kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi proyek Wae Kaca yang digelar pada Selasa, 03 Desember 2024.

Ditanya terkait dengan metode yang digunakan oleh inspektorat dalam menghitung kerugian negara dalam kasus ini, Blasius Oban dan Hendro Min sempat saling lempar tanggung jawab untuk menjawabi pertanyaan wartawan.

Blasius Oban menjelaskan bahwa kerugian negara dalam kasus ini mencapai 143 juta. Angka ini justeru lebih rendah dari penghitungan ahli dan tim teknis yang mencapai 300 juta.

Blasius Obanpun enggan memberikan informasi soal metode yang digunakan dalam menghitung kerugian ngara dalam kasus ini.

“Silahkan tanyakan ke auditornya pak Hendro,” ujarnya sambi menghindari kerumunan wartawan yang hendak mewawancarainya.

Namun, Auditor Hendro Min justeru enggan menjawab dan mengarahkan wartawan untuk menanyakan kepada Blasius Oban. “Sudah ya silahkan tanyakan kepada pak Blas,” ujarnya.

Baik Blasius Oban dan Hendro Min kompak tidak memberikan informasi soal metode yang digunakan inspektorat Mabar dalam menghitung kerugian negara.

“Kami sudah eksposenya itu hasil (kerugian Negara dari kasus) Wae Kaca. Kami punya metode tersendiri untuk hitung itu (kerugian). Terkait dengan perbedaan kerugian (dengan penilaian tim ahli dan tim teknis) itu saya tidak tahu,” ujarnya Hendro.
Untuk diketahui, proyek irigasi Wae Kaca 1 di Lembor Selatan yang menelan anggaran Rp785.477.233,75, dikerjakan oleh CV. Duta Teknik Mandiri dan diawasi oleh PT Dwipa Mitra Konsultan.

Terkait proyek yang dikerjakan CV. Duta Teknik Mandiri tersebut sebelumnya mantan Kasi Intel Kejari Mabar, Tony Aji dan Kasi Pidsus Kejari Mabar, Wisnu, membenarkan bahwa status penyelidikan telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Hal itu setelah menemukan bukti cukup melalui pemeriksaan pihak terkait, termasuk Dinas Teknis.

“Kami menemukan indikasi perbuatan melawan hukum pada proyek tersebut,” ungkap Tony Aji dalam konferensi pers, sebagaimana dikutip dari NTTNews.com pada 10 Januari 2024.

Proyeknya ini awalnya sempat viral lantaran pernah menggunakan pasir laut. Namun, setelah disorot oleh LSM Pemantau Keuangan Negara (PKN) Mabar, kemudian material pasirnya kembali diganti dengan menggunakan pasir kali.

(Ricky)

Berita Terkait

Wabup Rahmanto Perkuat Sinergi dengan Polres Murung Raya untuk Jaga Kamtibmas
TP-PKK Murung Raya Perkuat UP2K, Dorong Ekonomi Keluarga dari Rumah
Prabowo Lantik Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional
Dina Maulidah Dorong Turnamen Futsal Pelajar Jadi Wadah Pembentukan Karakter
Dina Maulidah Dorong Peserta LPP Butterfly Tingkatkan Kemampuan Public Speaking
Wabup Rahmanto Lepas Kontingen Pramuka Santri Murung Raya ke PPSN VI di Malang
50 Kata-Kata Mutiara Peringatan G30S/PKI sebagai Renungan Sejarah
Jelang Indonesia vs Malaysia, Wakapolri Pastikan Pengamanan GBK Tanpa Gas Air Mata

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:33 WIB

TP-PKK Murung Raya Perkuat UP2K, Dorong Ekonomi Keluarga dari Rumah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Prabowo Lantik Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Dina Maulidah Dorong Turnamen Futsal Pelajar Jadi Wadah Pembentukan Karakter

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:22 WIB

Dina Maulidah Dorong Peserta LPP Butterfly Tingkatkan Kemampuan Public Speaking

Rabu, 30 September 2026 - 23:23 WIB

Wabup Rahmanto Lepas Kontingen Pramuka Santri Murung Raya ke PPSN VI di Malang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page