Intan Jaya | Tempo Timur – Gereja Katolik Mengutuk keras para pelaku yang menembak warga sipil non-Papua di Intan Jaya Provinsi Papua Tengah pada selasa 30 April 2024.
Kabar penembakan warga sipil asal Toraja tepatnya di Kabupaten Intan Jaya, seorang pedagang, pemuda bernama Alexander Para’pak (20) tewas tertembak.
Alexander Para’pak tertembak pada bagian dada sebelah kiri tembus ke punggung belakang dan di bagian bawah ketiak sebelah kiri.
Dia tewas sekitar pukul 08.00 WIT di Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah.
Hal tersebut pimpinan gereja Katolik Dekenet Moni-Puncak Jaya, Pastor Yanuarius Yance Yogi. Pr. saat diwawancarai media tempotimur.com melalui via whatsapp, ia mengatakan pihak gereja Katolik mengutuk keras para pelaku yang menembak warga sipil non-oap tersebut.
“ Kami pimpinan gereja Katolik keuskupan Mimika mengutuk keras para pelaku yang sudah menghilangkan nyawa atas nama Aleksander warga non-Papua tersebut, hal ini kami juga tegaskan kepada masyarakat non-papua maupun Papua yang ada di wilayah rawan konflik bersenjata, untuk selalu waspada, ” tuturnya
Ditambahkanya, untuk situasi di Intan Jaya saat ini masih rawan. Satgas Ops Damai Cartenz juga masih melakukan langkah-langkah penegakan hukum terhadap Kelompok yang menembak warga non-oap tersebut dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat di Kabupaten Intan Jaya. (Agus Mbl )








