Jakarta — Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., menemui manajemen Garuda Indonesia di Jakarta pada 29 September 2024. Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan kembali rute penerbangan langsung Jakarta–Manokwari yang terhenti sejak pandemi Covid-19.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Max Sabaforek, S.Sos., mengatakan Gubernur Dominggus Mandacan menekankan pentingnya rute ini bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Kehadiran kembali penerbangan Garuda Indonesia ke Bandara Rendani Manokwari dinilai akan memperkuat konektivitas dan mobilitas warga Papua Barat.
“Rute ini sangat penting, apalagi sebelumnya Garuda Indonesia pernah melayani Jakarta–Manokwari sebelum pandemi,” ujar Max Sabaforek.
Ia menjelaskan, pembukaan kembali rute tersebut membutuhkan kajian teknis, termasuk analisis passenger load factor atau tingkat keterisian penumpang. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah kerja sama dengan perusahaan BP di Kabupaten Teluk Bintuni. Selama ini, karyawan BP melakukan perjalanan dari Bintuni ke Sorong sebelum terbang ke Jakarta. Skema itu diharapkan bisa dialihkan melalui Bandara Rendani Manokwari.
“BP ini berada di Papua Barat, bukan Papua Barat Daya. Jadi rutenya lebih tepat lewat Manokwari,” tegas Max.
Menurut Max, manajemen Garuda Indonesia merespons positif aspirasi Pemprov Papua Barat. Mereka berencana melakukan kajian dan feasibility study dalam satu hingga dua pekan ke depan. Hasil kajian itu akan disampaikan kepada pemerintah provinsi untuk ditindaklanjuti.
“Kita berharap rute Jakarta–Manokwari dapat terealisasi kembali dalam tahun ini,” pungkasnya.
Penulis : Amatus.Rahakbauw. K




















