Minahasa Tenggara — Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) akan menyelenggarakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan Seminar Rohani selama tiga hari berturut-turut, mulai 23 hingga 25 Juli 2025, berlokasi di Silora Waterpark, Desa Lobu Dua, Kecamatan Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.
Kegiatan ini disampaikan langsung oleh Pdt. Alexander Maniani, S.Th., selaku Pengarah II kegiatan, saat dikonfirmasi TempoTimur.com via pesan WhatsApp pada Senin pagi (21/7/2025) pukul 11.11 WITA
“Kegiatan ini adalah panggilan ilahi bagi gereja masa kini untuk bangkit dari tidur rohani dan kembali kepada kekuatan kasih Kristus yang memulihkan,” tegas Pdt. Maniani.
Tema KKR: “Kekuatan Kasih Kristus yang Memulihkan”
Tema Seminar: “Berakar, Bertumbuh, dan Berbuah bagi Tuhan Yesus”
Sub-tema ini menjadi seruan profetis di tengah dunia yang makin menjauh dari kebenaran. Berdasarkan Efesus 3:17, kegiatan ini mengajak umat agar, “berakar serta berdasar di dalam kasih.”
Kegiatan ini dipimpin oleh Pdt. Yunus Asa selaku Ketua Panitia, yang juga menjabat sebagai Gembala Jemaat GPdI Fajar Pengharapan Ranoketang Atas.
Struktur Pengarah:
Pengarah 1: Bapak Alvian Ponggohong
Pengarah 2: Pdt. Alexander Maniani
Pengkhotbah KKR:
Malam I (23 Juli 2025): Pdt. DR. Jhony Weol, MM, M.Th. – Ketua Umum Majelis Pusat GPdI
Malam II (24 Juli 2025): Pdt. DR. Jhony Weol kembali melanjutkan pelayanan
Malam III (25 Juli 2025): Pdt. Ivone Awuy Lantu – Ketua Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara
Seminar Rohani:
Tanggal: 24 Juli 2025
Waktu: Pukul 09.00–15.00 WITA
Di tengah zaman yang menormalisasi ketidakbenaran, gereja ditantang untuk tidak hanya beragama, tetapi mengalami Kristus secara pribadi. Ini bukan sekadar kegiatan formal, tapi gerakan pemulihan rohani.
Firman Tuhan dalam Yoel 2:13 berkata: “Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang…”
1. Membangkitkan semangat pelayanan dan kehidupan rohani umat
2. Menanamkan dasar iman yang kuat dan berakar dalam Kristus
3. Mendorong pertumbuhan rohani yang menghasilkan buah nyata
Seperti tertulis dalam Yohanes 15:5: “Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak…”
Panitia menyerukan seluruh jemaat, pelayan Tuhan, dan generasi muda untuk tidak sekadar hadir secara jasmani, tetapi datang dengan hati yang haus akan kebenaran. Ini bukan hanya momentum rohani, tetapi titik balik pelayanan dan pertobatan sejati.
“Gereja bukan hanya tempat ibadah, tetapi medan peperangan rohani,” tegas Pdt. Alexander Maniani.
Lewat KKR dan Seminar ini, GPdI menyerukan agar umat Tuhan bangkit, dipulihkan, dan kembali menghasilkan buah yang memuliakan nama Kristus.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K











