Ketua KPAD Batu Bara Kecam Kekerasan Terhadap Anak di Nias Selatan

- Penulis

Rabu, 29 Januari 2025 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batu Bara — Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Batu Bara, Helmi Syam Damanik, SH, MH, CRA, mengecam keras kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Nias Selatan, Sumatera Utara. Ia mendesak aparat penegak hukum (APH) khususnya kepolisian, untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak tegas pelaku yang terlibat.

“Kasus ini sangat miris dan menjadi pukulan bagi sistem perlindungan anak di Sumatera Utara. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan terhadap anak. Kami mendesak kepolisian agar segera mengungkap fakta-fakta di balik kasus ini, menangkap pelaku, dan memastikan hukuman setimpal sesuai hukum yang berlaku,” ujar Helmi dalam keterangannya, Rabu (29/1/2025).

Baca Juga  Kapolres Batu Bara Beri Bantuan Material ke MTS Al Washliyah Pagurawan 

Menurutnya, tindakan cepat sangat diperlukan agar korban mendapatkan keadilan dan perlindungan yang maksimal. “Jangan sampai kasus ini berlarut-larut tanpa penyelesaian yang jelas. Polisi harus menunjukkan komitmen dalam memberantas segala bentuk kekerasan terhadap anak,” tegasnya.

Di sisi lain, KPAD Batu Bara mengapresiasi langkah cepat Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, yang langsung membentuk tim khusus untuk menangani kasus ini. Tim tersebut melibatkan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta kepolisian.

“Langkah Pj Gubernur sangat positif dan patut diapresiasi. Ini adalah bentuk keseriusan pemerintah dalam melindungi hak-hak anak dan memastikan kasus ini ditangani dengan baik. Kami berharap tim ini dapat bekerja maksimal, tidak hanya dalam mengusut kasus ini tetapi juga dalam menciptakan sistem perlindungan anak yang lebih kuat di Sumatera Utara,” ujar Helmi.

Baca Juga  Bupati Zahir Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Camat Talawi

Ia menambahkan bahwa perlindungan terhadap anak harus menjadi prioritas utama pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Oleh karena itu, Helmi menyerukan agar Komisi Perlindungan Anak dibentuk di setiap daerah untuk membantu menangani dan mencegah tindak kekerasan terhadap anak.

“Jika setiap daerah memiliki Komisi Perlindungan Anak, maka respons terhadap kasus kekerasan anak bisa lebih cepat dan efektif. Pemerintah harus memastikan bahwa anak-anak mendapatkan lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman kekerasan,” pungkasnya.

Tuntutan Publik untuk Keadilan

Kasus kekerasan terhadap anak di Nias Selatan kini menjadi sorotan luas. Masyarakat berharap kepolisian dapat bekerja cepat dan profesional dalam mengusut kasus ini serta memberikan keadilan bagi korban.

Baca Juga  Polda Malut Didesak Copot Penyidik ZR dan Tangkap Abukarim Latara

Dengan adanya langkah sigap dari Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni dan desakan dari berbagai pihak, termasuk KPAD Batu Bara, diharapkan kasus ini dapat segera mendapatkan titik terang.

Semua pihak kini menunggu aksi nyata dari kepolisian untuk menangkap pelaku dan memastikan bahwa kasus serupa tidak terulang di masa depan.” tandasnya.

Penulis : Ham

Berita Terkait

GREAT Institute: “State-Driven Economy” untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan
Karyawan PT BBP Mengadu ke DPRD Murung Raya, Minta Gaji Dibayar dan Status Kerja Diperjelas
PELNI Berikan Diskon Tiket Kapal 30 Persen Selama Libur Sekolah 2026
Polres Murung Raya Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis, Ribuan Pelajar Terima Manfaat
Dandim 1013/Muara Teweh Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Murung Raya
Ops Antik Toba 2026, Polres Asahan Ungkap 69 Kasus Narkotika dan Amankan 85 Tersangka
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN dan Dua Mantan Wakilnya sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG
Bupati Baharuddin Terima Penghargaan Sahabat Pers di Pelantikan JMSI Batu Bara

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:28 WIB

Karyawan PT BBP Mengadu ke DPRD Murung Raya, Minta Gaji Dibayar dan Status Kerja Diperjelas

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:27 WIB

PELNI Berikan Diskon Tiket Kapal 30 Persen Selama Libur Sekolah 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:47 WIB

Polres Murung Raya Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis, Ribuan Pelajar Terima Manfaat

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:45 WIB

Dandim 1013/Muara Teweh Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Murung Raya

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:38 WIB

Ops Antik Toba 2026, Polres Asahan Ungkap 69 Kasus Narkotika dan Amankan 85 Tersangka

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page