Sambut Kapolres Baru di Labuan Bajo Dengan Ritual Kepok Curu dan Tradisi Pedang Pora

- Penulis

Senin, 15 Juli 2024 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Labuan Bajo – Semakin gencarnya pariwisata di Pulau Flores bagian barat dengan masuknya Komodo sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia versi organisasi New7Wonders serta Kota Labuan Bajo yang ditetapkan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo sebagai kawasan destinasi pariwisata super premium membangkitkan semangat orang Manggarai untuk mempertahankan berbagai ritual-ritual adat istiadat.

Salah satu yang terus dilakukan adalah ritual “Kepok Curu”. Dimana ritual yang ditandai dengan penyerahan seekor ayam jantan putih (Manuk Kapu) dan tuak lokal (Tuak Curu) ini digunakan untuk menyambut kedatangan Kapolres Manggarai Barat yang baru di pintu gerbang mapolres setempat, Senin (15/07/2024) pagi.

“Penyambutan dengan tradisi khas masyarakat Manggarai itu dilakukan untuk menerima kedatangan AKBP Christian Kadang, S.I.K. yang kini menjabat sebagai Kapolres Manggarai Barat dan Ny. Keken Kadang sebagai Ketua Bhayangkari Cabang Manggarai Barat,” kata Kasi Humas Polres Mabar, Iptu Eka Darma Yuda.

Baca Juga  Walikota Tanjungbalai Hadiri Penyaluran Bantuan Sosial

Ia menjelaskan ritus adat Kepok Curu merupakan simbol kebahagiaan serta menggambarkan kepolosan hati dari semua masyarakat Manggarai Barat untuk menerima tamu dari mana saja termasuk pejabat baru dilingkungan Polres Manggarai Barat.

“Didalam kendi itu berisi aren atau enau yang berwarna putih, begitu juga ayam warnanya putih. Kedua simbol tersebut melambangkan hati yang bersih dan putih dari kami semua, baik masyarakat maupun anggota kepolisian,” terang Inspektur polisi itu.

“Ini adalah bentuk penghargaan dan penghormatan untuk para pejabat negara yang dengan ketulusan dan kebesarannya dianggap mau bertemu dan hidup bersama dengan masyarakat setempat,” tambahnya.

Kepok Curu yang ditandai tuak dan ayam itu diserahkan kepada tamu oleh tetua adat setelah menyampaikan torok, yakni ungkapan-ungkapan doa dalam bahasa Manggarai.

Baca Juga  Kapolres Gowa yang Baru Disambut Meriah dengan Tradisi Pedang Pora

Tak hanya ritual adat Manggarai, kegiatan penyambutan Kapolres Manggarai Barat yang baru juga diwarnai dengan tradisi pedang pora yang diperankan oleh para Pejabat Utama Polres Manggarai Barat, Kapolsek jajaran serta dihadiri seluruh personel Polres Manggarai Barat.

“Usai pelaksanaan ritual Kepok Curu, penyambutan dilanjutkan dengan pemakaian topi rea dan kain tenun khas Manggarai serta dilakukan jajaran kehormatan (Jarmat) oleh personil Samapta Polres Manggarai Barat dan tradisi pedang pora,” jelasnya.

AKBP Christian Kadang, S.I.K. memulai tugas barunya memimpin Polres Manggarai Barat menggantikan AKBP Ari Satmoko, S.H., S.I.K., M.M. yang promosikan sebagai Kapolres Timor Tengah Selatan.

Rotasi dan mutasi jabatan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/1238/VI/KEP./2024 ter tanggal 25 Juni 2024.

Baca Juga  DPD BAPERA Batu Bara Tegaskan Tolak Berita Bohong dan Dukung Lapas Labuhan Ruku Jalankan Pembinaan

“Sebelum menjabat sebagai Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K. menjabat sebagai Komandan Batalyon A Resimen III Pasukan Pelopor Korbrimob Polri di Jakarta,” ungkap Kasi Humas.

Iptu Eka juga menyebutkan setelah prosesi penyambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara memori serah terima jabatan Kapolres Manggarai Barat yang dilaksanakan di Aula Kemala Bhayangkari.

“Acara dilanjutkan dengan laporan kesatuan dari pejabat yang lama kepada pejabat yang baru dan diakhiri penandatanganan serta penyerahan buku memori serah terima jabatan,” pungkasnya.

= Fil =

Berita Terkait

Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada
Anto Genk: 17 Bulan Pimpin Medan, Rico-Zaki Mulai Tegas; Setelah Camat Dan Lurah, Kini Kepala Dinas Ditunggu Dievaluasi
Kemerdekaan, Kesehatan, dan Tembok Penjara
Bupati Batu Bara Dorong Generasi Dai dan Daiyah Berkarakter serta Berakhlak
Bursa Kapolda PMJ Memanas! Agus Flores: “Saya Sudah Tahu, Tapi Nggak Bisa Ngomong”
Direktur RSUD Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai Bantah Tuduhan Adanya Pungli, Begini Penjelasanya
PCNU Sumatera Utara Nyatakan Dukungan kepada Gus Yusuf Jelang Muktamar NU di Jombang
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Melepas Keberangkatan 34 Kontingen Pramuka Ikuti Jamnas XII di Cibubur

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Anto Genk: 17 Bulan Pimpin Medan, Rico-Zaki Mulai Tegas; Setelah Camat Dan Lurah, Kini Kepala Dinas Ditunggu Dievaluasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Kemerdekaan, Kesehatan, dan Tembok Penjara

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Bupati Batu Bara Dorong Generasi Dai dan Daiyah Berkarakter serta Berakhlak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Bursa Kapolda PMJ Memanas! Agus Flores: “Saya Sudah Tahu, Tapi Nggak Bisa Ngomong”

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page